Berita Terkini

    Desain Grafis :: Photoshop :: Efek Tinta pada Muka


    PERSIAPAN
    pertama-tama, anda siapkan dulu brush dengan efek Splatter/Spray. Unduh saja dari Brusheezy (842-Splatter). Lalu sebuah gambar (image) muka.

    LANGKAH-1
    Copy background dan masukkan ke layer baru. Namai layer tersebut "Subject" lalu ubah background layer ke putih.

    Buat pula Layer dengan label "Extra Skin". Lalu gunakan Clone Tool, Alt + Klik pada bagian muka yang ingin diClone (tipsnya: pilih warna kulit yg serupa). Gunakan Soft brush untuk memberikan efek blur pada ujung2nya. Hasilnya  kurang lebih seperti ini:



    LANGKAH-2
    Setelah bagian muka beres, kini gunakan "Extra Skin" layer dan "Subject" Layer, lalu Merge keduanya. Kini namai layer yg baru menjadi "Faceless Subject".



    LANGKAH-3
    Sekarang kita siap buat memberikan efek percikan (Splatter). Buatlah layer baru, lalu beri nama "Paint Map". Gunakan Brush Tool dan mulailah memberikan efek percikan (Splatter) di area yg anda inginkan. Ga perlu ribet kan, klo sudah ada Brushnya? Tinggal sret-sret! Jadi.

    Ga masalah klo anda mau pake warna lain, hanya saja dalam tutorial ini saya pake warna kuning (#ffc924). Lalu Opacity levelnya saya rendahkan sehingga nampak seperti gambar dibawah ini.

    Oya, gunakan pula kombinasi Mask/Erase untuk mendapatkan efek percikan (Splatter) yg mantap. Karena disini prosesnya variatif.







    LANGKAH-4
    Seusai langkah2 tadi diawal. Kini Convert seluruh Layer "Paint Map" menjadi Smart Object. Lalu ganti Overlay, sehingga nampak percikan (Splatter) yang satu kepada percikan yg lainnya serupa.



    LANGKAH-5
    Buat Layer dibawah "Paint Map". Lalu namai dengan "Extra Skin-2". Lalu sertakan "Paint Map" layer sebagai Layer Mask.




    LANGKAH-6
    Lenyapkan dulu Visibility "paint Map" menjadi off. Aktifkan "Extra Skin-2" lalu Cloning lagi area yg belum ada lapisan kulitnya.

    Lalu atur pencahayaan dengan membuat Layer yg baru setiap kali ingin mengatur lapisan kulit yg sesuai.





    LANGKAH-7
    Kalau sudah selesai membuat percikan (Splatter) dari ulit tadi. Kembalikan "Paint Map" layer seperti semula. Lalu hasilnya kurang lebih seperti ini:




    LANGKAH-8
    Buat Layer baru, pada "Extra Skin-2" Lalu namai dengan "Shadow". Dengan menahan ALT lalu Klik diantara "Extra SKin-2" dan "Shadow" Layer. Maka dengan sendirinya akan diClipping dua Layer tersebut.



    LANGKAH-9
    Pilih brush yg agak lembut dan besar. Buat bayangan sedikit untuk "Extra Skin" Layer.



    LANGKAH-10
    Ubah Opacity "SHadow" Layer ke 75%.



    LANGKAH-11
    Buat Layer baru diatas "Faceless Subject" lalu namai dengan "Paint Background". Gunakan Foreground warna ke hitam, lalu buatlah percikan (Splatter) disekitar area tersebut.



    LANGKAH-12
    Kini anda cuma perlu membuat bayangan sedikit untuk memberikan efek ilusi pada bagian wajah. Buatlah Layer baru, namai dengan "Shadow-2" lalu CTRL + Klik pada "Paint Map" Layer, dan bubuhi dengan warna hitam pada selection tersebut.



    LANGKAH-13
    Pastian selection masih aktif. Klik Create Layer Mask.




    LANGKAH-14
    Lalu gunakan mask untuk "Shadow-2" Layer, invert dengan Image >> Adjustment >> Invert. Dengan sendirinya bagian Mask akan terbalikkan bagian hitamnya.




    LANGKAH-15
    Non-aktifan link diantara Mask dan Shadow dengan cara klik rantai (Chain) pada Layer dan Mask icon seperti gambar berikut:



    LANGKAH-16
    Pastikan bagian "Shadow-2" Layer masih aktif, lalu klik Edit >> Transform >> Wrap.

    Atur secara teratur bayangan sehingga nampak dibelakang percikan (Splatter).  Kalau sudah sesuai maka Apply saja.



    LANGKAH-17
    Kita punya bayangan yg tidak diinginkan dari "Shadow-2" Layer, tapi untuk menghilangkannya cukup dengan menghilangkan area tersebut pada maskingnya saja.



    LANGKAH-18
    Rendahkan Opacity Shadow ke 72%, dan semua kini beress!



    Final :



    Tertarik untuk ikutan kelas / training nya? Daftar aja disini dan ajak kawan-kawanmu untuk mendapatkan kesempatan terbaik dalam Desain Grafis.

    http://www.fgroupindonesia.com/p/pendaftaran-jarak-jauh-study-online.html

    Desain Grafis :: Photoshop :: Efek Tinta pada Muka

    Posted No comments


    PERSIAPAN
    pertama-tama, anda siapkan dulu brush dengan efek Splatter/Spray. Unduh saja dari Brusheezy (842-Splatter). Lalu sebuah gambar (image) muka.

    LANGKAH-1
    Copy background dan masukkan ke layer baru. Namai layer tersebut "Subject" lalu ubah background layer ke putih.

    Buat pula Layer dengan label "Extra Skin". Lalu gunakan Clone Tool, Alt + Klik pada bagian muka yang ingin diClone (tipsnya: pilih warna kulit yg serupa). Gunakan Soft brush untuk memberikan efek blur pada ujung2nya. Hasilnya  kurang lebih seperti ini:



    LANGKAH-2
    Setelah bagian muka beres, kini gunakan "Extra Skin" layer dan "Subject" Layer, lalu Merge keduanya. Kini namai layer yg baru menjadi "Faceless Subject".



    LANGKAH-3
    Sekarang kita siap buat memberikan efek percikan (Splatter). Buatlah layer baru, lalu beri nama "Paint Map". Gunakan Brush Tool dan mulailah memberikan efek percikan (Splatter) di area yg anda inginkan. Ga perlu ribet kan, klo sudah ada Brushnya? Tinggal sret-sret! Jadi.

    Ga masalah klo anda mau pake warna lain, hanya saja dalam tutorial ini saya pake warna kuning (#ffc924). Lalu Opacity levelnya saya rendahkan sehingga nampak seperti gambar dibawah ini.

    Oya, gunakan pula kombinasi Mask/Erase untuk mendapatkan efek percikan (Splatter) yg mantap. Karena disini prosesnya variatif.







    LANGKAH-4
    Seusai langkah2 tadi diawal. Kini Convert seluruh Layer "Paint Map" menjadi Smart Object. Lalu ganti Overlay, sehingga nampak percikan (Splatter) yang satu kepada percikan yg lainnya serupa.



    LANGKAH-5
    Buat Layer dibawah "Paint Map". Lalu namai dengan "Extra Skin-2". Lalu sertakan "Paint Map" layer sebagai Layer Mask.




    LANGKAH-6
    Lenyapkan dulu Visibility "paint Map" menjadi off. Aktifkan "Extra Skin-2" lalu Cloning lagi area yg belum ada lapisan kulitnya.

    Lalu atur pencahayaan dengan membuat Layer yg baru setiap kali ingin mengatur lapisan kulit yg sesuai.





    LANGKAH-7
    Kalau sudah selesai membuat percikan (Splatter) dari ulit tadi. Kembalikan "Paint Map" layer seperti semula. Lalu hasilnya kurang lebih seperti ini:




    LANGKAH-8
    Buat Layer baru, pada "Extra Skin-2" Lalu namai dengan "Shadow". Dengan menahan ALT lalu Klik diantara "Extra SKin-2" dan "Shadow" Layer. Maka dengan sendirinya akan diClipping dua Layer tersebut.



    LANGKAH-9
    Pilih brush yg agak lembut dan besar. Buat bayangan sedikit untuk "Extra Skin" Layer.



    LANGKAH-10
    Ubah Opacity "SHadow" Layer ke 75%.



    LANGKAH-11
    Buat Layer baru diatas "Faceless Subject" lalu namai dengan "Paint Background". Gunakan Foreground warna ke hitam, lalu buatlah percikan (Splatter) disekitar area tersebut.



    LANGKAH-12
    Kini anda cuma perlu membuat bayangan sedikit untuk memberikan efek ilusi pada bagian wajah. Buatlah Layer baru, namai dengan "Shadow-2" lalu CTRL + Klik pada "Paint Map" Layer, dan bubuhi dengan warna hitam pada selection tersebut.



    LANGKAH-13
    Pastian selection masih aktif. Klik Create Layer Mask.




    LANGKAH-14
    Lalu gunakan mask untuk "Shadow-2" Layer, invert dengan Image >> Adjustment >> Invert. Dengan sendirinya bagian Mask akan terbalikkan bagian hitamnya.




    LANGKAH-15
    Non-aktifan link diantara Mask dan Shadow dengan cara klik rantai (Chain) pada Layer dan Mask icon seperti gambar berikut:



    LANGKAH-16
    Pastikan bagian "Shadow-2" Layer masih aktif, lalu klik Edit >> Transform >> Wrap.

    Atur secara teratur bayangan sehingga nampak dibelakang percikan (Splatter).  Kalau sudah sesuai maka Apply saja.



    LANGKAH-17
    Kita punya bayangan yg tidak diinginkan dari "Shadow-2" Layer, tapi untuk menghilangkannya cukup dengan menghilangkan area tersebut pada maskingnya saja.



    LANGKAH-18
    Rendahkan Opacity Shadow ke 72%, dan semua kini beress!



    Final :



    Tertarik untuk ikutan kelas / training nya? Daftar aja disini dan ajak kawan-kawanmu untuk mendapatkan kesempatan terbaik dalam Desain Grafis.

    http://www.fgroupindonesia.com/p/pendaftaran-jarak-jauh-study-online.html

    VB.net : Beri Waktu Updates u/ Database


    Alkisah, ada seorang client yang memiliki problem ketika mengakses sejumlah database mereka secara online . Ada SQL updates yg time-out. Lalu ada bagian yg ingin segera diperbaiki yaitu, "Time-Out" tadi.

    Seorang Client ini sudah memberikan waktu tambahan bagi Updates agar selesai. Sehingga ConnectionTimeOut nya diberikan nilai yg disesuaikan waktunya.  Tetapi sayang sekali, karena nilai ConnectionTimeOut tersebut hanya menentukan berapa lama waktu ADO.NET menunggu ketika Connection Terbuka. Dan tidak ada hubungannya dengan process Update statement hingga tuntas.

    So, kita punya solusi untuk itu dengan memperbaiki segera ConnectionTimeOut property nya atau... menggunakan Entity Framework / LinQ, pada ObjectContext nya.

    Dalam ADO.NET, code nya seperti ini:


    Dim cmdUpdateStatus As New SqlCommand
    
      cmdUpdateStatus.CommandTimeout = 120
    


    tetapi di  LINQ dan Entity Framework dengan ObjectContext, code nya nampak seperti ini:


    Dim doc As New MyObjectContext
    
    doc.CommandTimeout = 120
    


    Jika menggunakan LINQ dan Entity Framework pada DbContext, maka code nya begini:


    Dim dbc = New MyDbContext
    
      Dim oc As ObjectContext CType(dbc, IObjectContextAdapter).ObjectContext
    
    oc.CommandTimeout = 120
    

    Setting CommandTimeout ke nilai 0 akan membuat aplikasi (program) menjadi always waiting hingga Updates Statement usai. Pilihannya jelas, apakah menunggu selamanya atau ingin segera? Itu pilihan kalo memang secara teknis mau dipakai. That's all!

    Buat anda yg ingin menjadi peserta training / kursus
    bisa mendaftar study online disini atau mengikuti sesi Kelas secara offline.

    VB.net : Beri Waktu Updates u/ Database

    Posted No comments


    Alkisah, ada seorang client yang memiliki problem ketika mengakses sejumlah database mereka secara online . Ada SQL updates yg time-out. Lalu ada bagian yg ingin segera diperbaiki yaitu, "Time-Out" tadi.

    Seorang Client ini sudah memberikan waktu tambahan bagi Updates agar selesai. Sehingga ConnectionTimeOut nya diberikan nilai yg disesuaikan waktunya.  Tetapi sayang sekali, karena nilai ConnectionTimeOut tersebut hanya menentukan berapa lama waktu ADO.NET menunggu ketika Connection Terbuka. Dan tidak ada hubungannya dengan process Update statement hingga tuntas.

    So, kita punya solusi untuk itu dengan memperbaiki segera ConnectionTimeOut property nya atau... menggunakan Entity Framework / LinQ, pada ObjectContext nya.

    Dalam ADO.NET, code nya seperti ini:


    Dim cmdUpdateStatus As New SqlCommand
    
      cmdUpdateStatus.CommandTimeout = 120
    


    tetapi di  LINQ dan Entity Framework dengan ObjectContext, code nya nampak seperti ini:


    Dim doc As New MyObjectContext
    
    doc.CommandTimeout = 120
    


    Jika menggunakan LINQ dan Entity Framework pada DbContext, maka code nya begini:


    Dim dbc = New MyDbContext
    
      Dim oc As ObjectContext CType(dbc, IObjectContextAdapter).ObjectContext
    
    oc.CommandTimeout = 120
    

    Setting CommandTimeout ke nilai 0 akan membuat aplikasi (program) menjadi always waiting hingga Updates Statement usai. Pilihannya jelas, apakah menunggu selamanya atau ingin segera? Itu pilihan kalo memang secara teknis mau dipakai. That's all!

    Buat anda yg ingin menjadi peserta training / kursus
    bisa mendaftar study online disini atau mengikuti sesi Kelas secara offline.

    VB.Net Programming for Beginners



    Disini terdapat sekumpulan Video VBnet Programming berbahasa Inggris. Jika anda ingin kursus pelatihan dengan pembahasan lengkap di kelas atau berbasis Study Online anda dapat segera mendaftar bersama kami.
    http://www.fgroupindonesia.com/p/pendaftaran-jarak-jauh-study-online.html

    VB.Net Programming for Beginners

    Posted No comments



    Disini terdapat sekumpulan Video VBnet Programming berbahasa Inggris. Jika anda ingin kursus pelatihan dengan pembahasan lengkap di kelas atau berbasis Study Online anda dapat segera mendaftar bersama kami.
    http://www.fgroupindonesia.com/p/pendaftaran-jarak-jauh-study-online.html

    VB.NET Programming Online Bandung




    Disini ada beberapa materi yang dapat anda akses secara langsung. Adapun bimbingan secara langsung dan khusus dapat anda dapatkan jika anda terdaftar sebagai peserta di tempat kami. Selamat menikmati materi dibawah ini. (always update/hari :: last update 24/Feb/2015).


    Video - Vb.net for Beginners.  

    VB.NET Programming Online Bandung

    Posted No comments




    Disini ada beberapa materi yang dapat anda akses secara langsung. Adapun bimbingan secara langsung dan khusus dapat anda dapatkan jika anda terdaftar sebagai peserta di tempat kami. Selamat menikmati materi dibawah ini. (always update/hari :: last update 24/Feb/2015).


    Video - Vb.net for Beginners.  

    Mengembalikan Data Yang Terhapus



    Dengan versi Recuva yang gratis maupun yg berbayar, software ini mampu merecover data dari partisi Linux / Windows. Dengan tool ampuh ini, data manapun yg sudah terhapus (terdelete / terformat) masih saja bisa direcover sampai sekarang!

    File: +- 4.1 mb
    OS: Windows XP / Vista / 7 dan 8
    Owner: Piriform.

    Download link: Disini.

    Mengembalikan Data Yang Terhapus

    Posted No comments



    Dengan versi Recuva yang gratis maupun yg berbayar, software ini mampu merecover data dari partisi Linux / Windows. Dengan tool ampuh ini, data manapun yg sudah terhapus (terdelete / terformat) masih saja bisa direcover sampai sekarang!

    File: +- 4.1 mb
    OS: Windows XP / Vista / 7 dan 8
    Owner: Piriform.

    Download link: Disini.

    5 Tips Ampuh untuk Java Programmers



    Tips 1: Hindari pembuatan object yg tidak terpakai (lakukan Initialization biasa).

    Pembuatan object di Java ialah operasi yg sangat menyita memory dan juga performa. Makanya, pergunakan pembuatan object hanya ketika perlu saja.

    public class Countries {
     
        private List countries;
         
        public List getCountries() {
             
            //initialize only when required
            if(null == countries) {
                countries = new ArrayList();
            }
            return countries;
        }
    }
    


    Tips 2: Jangan pakai instance fields dari Class yg public.

    Ketika membuat Class Field yg bertipe Public, maka ada banyak isu yg perlu diperhatikan. Misalkan anda punya sebuah class bernama MyCalender. Di dalam class ini ada array String berisi hari. Logikanya disini pasti tersimpan 7 nama hari. Tetapi ketika array ini public, maka semuanya bisa mengakses array ini! Malahan user lain bisa merubah kontennya dan juga bisa memasukkan bug dengan / tanpa disengaja!


    public class MyCalender {
         
        public String[] weekdays =
            {"Sun", "Mon", "Tue", "Thu", "Fri", "Sat", "Sun"};
         
        //some code
         
    }
    

    Cara terbaiknya untuk kasus ini ialah menggunakan field private lalu gunakan pula getter method untuk mengakses setiap elemennya.


    private String[] weekdays =
        {"Sun", "Mon", "Tue", "Thu", "Fri", "Sat", "Sun"};
     
    public String[] getWeekdays() {
        return weekdays;
    }
    


    Tetapi tetap saja dengan getter method problem kita belum terselesaikan. Array tadi masih bisa di akses. Maka solusinya gunakan  clone dari array tersebut. Maka getter method akan diubah menjadi...


    public String[] getWeekdays() {
        return weekdays.clone();
    }
    


    Tips 3: Gunakan minimize Mutability dari sebuah class.

    Membuat class immutable ialah cara untuk membuatnya agar tidak mampu diubah2. Isi dari class ini akan stay dan tidak berubah. Immutable classes cukup simple, dan sangat mudah. Malahan termasuk kedalam kategori thread safe.

    Tetapi immutable objects bisa mengambil mengganggu performance sebuah apps. Jadi pikirkan baik-baik jika memang ingin membuat class yg immutable ini. Cobalah untuk membuat class yg kecil saja jika ingin ada Field yg immutable.

    Untuk membuat class immutable silahkan gunakan constructors private lalu public static method untuk gunakan return padanya.


    public class Employee {
     
        private String firstName;
        private String lastName;
         
        //private default constructor
        private Employee(String firstName, String lastName) {
            this.firstName = firstName;
            this.lastName = lastName;
        }
         
        public static Employee valueOf (String firstName, String lastName) {
            return new Employee(firstName, lastName);
        }
    }
    


    Tips 4 Gunakan Interfaces ketimbang Abstract class.

    Catet bahwa anda tidak bisa meng-inherit multiple classes di dalam Java tetapi anda bisa menggunakan multiple interfaces. Mudahnya menggunakan implementation dari sebuah class lalu menggunakan implementasi yg disesuaikan dari berbagai interface itu lebih baik ketimbang merubah secara total dari sebuah kelas.

    Maka jika anda tidak yakin 100% method apa yg dimiliki pada sebuah interface, maka anda hanya perlu membuat code interface itu saja sebisanya. Dan pada pembuatan method yg baru di Abstract class bisa dibuat secara mudah tanpa merubah fungsionalitas total.

    Tips 5: Selalu batasi scope dari Local variable.

    Local variable sebenarnya sudah mantap! Tetapi terkadang banyak bugs yg anda pakai jika teknik copas dari code sebelumnya sering dilakukan. Jika anda membatasi scope suatu local variable, maka anda sebenarnya membuat code lebih enak kebaca (readable), dan juga lebih minimalis dari error nantinya (ketika anda mengetik biasanya terjadi).

    Maka, deklarasikan variable ketika anda mau pakai saja.

    Selalu initialize local variable ketika di deklarasikan. Jika ada penggunaan lainnya, maka gunakan local instance dengan value null.

    That's all tipsnya buat tips kali ini. Bagi anda dan rekan-rekan
    yg berminat lebih detail mengenai training / bisa ikutan daftar di sini. Lalu pilih study online / class jika ingin secara jarak jauh.



     


    5 Tips Ampuh untuk Java Programmers

    Posted No comments



    Tips 1: Hindari pembuatan object yg tidak terpakai (lakukan Initialization biasa).

    Pembuatan object di Java ialah operasi yg sangat menyita memory dan juga performa. Makanya, pergunakan pembuatan object hanya ketika perlu saja.

    public class Countries {
     
        private List countries;
         
        public List getCountries() {
             
            //initialize only when required
            if(null == countries) {
                countries = new ArrayList();
            }
            return countries;
        }
    }
    


    Tips 2: Jangan pakai instance fields dari Class yg public.

    Ketika membuat Class Field yg bertipe Public, maka ada banyak isu yg perlu diperhatikan. Misalkan anda punya sebuah class bernama MyCalender. Di dalam class ini ada array String berisi hari. Logikanya disini pasti tersimpan 7 nama hari. Tetapi ketika array ini public, maka semuanya bisa mengakses array ini! Malahan user lain bisa merubah kontennya dan juga bisa memasukkan bug dengan / tanpa disengaja!


    public class MyCalender {
         
        public String[] weekdays =
            {"Sun", "Mon", "Tue", "Thu", "Fri", "Sat", "Sun"};
         
        //some code
         
    }
    

    Cara terbaiknya untuk kasus ini ialah menggunakan field private lalu gunakan pula getter method untuk mengakses setiap elemennya.


    private String[] weekdays =
        {"Sun", "Mon", "Tue", "Thu", "Fri", "Sat", "Sun"};
     
    public String[] getWeekdays() {
        return weekdays;
    }
    


    Tetapi tetap saja dengan getter method problem kita belum terselesaikan. Array tadi masih bisa di akses. Maka solusinya gunakan  clone dari array tersebut. Maka getter method akan diubah menjadi...


    public String[] getWeekdays() {
        return weekdays.clone();
    }
    


    Tips 3: Gunakan minimize Mutability dari sebuah class.

    Membuat class immutable ialah cara untuk membuatnya agar tidak mampu diubah2. Isi dari class ini akan stay dan tidak berubah. Immutable classes cukup simple, dan sangat mudah. Malahan termasuk kedalam kategori thread safe.

    Tetapi immutable objects bisa mengambil mengganggu performance sebuah apps. Jadi pikirkan baik-baik jika memang ingin membuat class yg immutable ini. Cobalah untuk membuat class yg kecil saja jika ingin ada Field yg immutable.

    Untuk membuat class immutable silahkan gunakan constructors private lalu public static method untuk gunakan return padanya.


    public class Employee {
     
        private String firstName;
        private String lastName;
         
        //private default constructor
        private Employee(String firstName, String lastName) {
            this.firstName = firstName;
            this.lastName = lastName;
        }
         
        public static Employee valueOf (String firstName, String lastName) {
            return new Employee(firstName, lastName);
        }
    }
    


    Tips 4 Gunakan Interfaces ketimbang Abstract class.

    Catet bahwa anda tidak bisa meng-inherit multiple classes di dalam Java tetapi anda bisa menggunakan multiple interfaces. Mudahnya menggunakan implementation dari sebuah class lalu menggunakan implementasi yg disesuaikan dari berbagai interface itu lebih baik ketimbang merubah secara total dari sebuah kelas.

    Maka jika anda tidak yakin 100% method apa yg dimiliki pada sebuah interface, maka anda hanya perlu membuat code interface itu saja sebisanya. Dan pada pembuatan method yg baru di Abstract class bisa dibuat secara mudah tanpa merubah fungsionalitas total.

    Tips 5: Selalu batasi scope dari Local variable.

    Local variable sebenarnya sudah mantap! Tetapi terkadang banyak bugs yg anda pakai jika teknik copas dari code sebelumnya sering dilakukan. Jika anda membatasi scope suatu local variable, maka anda sebenarnya membuat code lebih enak kebaca (readable), dan juga lebih minimalis dari error nantinya (ketika anda mengetik biasanya terjadi).

    Maka, deklarasikan variable ketika anda mau pakai saja.

    Selalu initialize local variable ketika di deklarasikan. Jika ada penggunaan lainnya, maka gunakan local instance dengan value null.

    That's all tipsnya buat tips kali ini. Bagi anda dan rekan-rekan
    yg berminat lebih detail mengenai training / bisa ikutan daftar di sini. Lalu pilih study online / class jika ingin secara jarak jauh.



     


    Java Programming (Web / JSP)



    Disini terdapat sekumpulan Video Java Programming dengan bahasa Indonesia. Jika anda ingin kursus pelatihan Java Web Programming dengan pembahasan lengkap di kelas atau berbasis Study Online anda dapat segera mendaftar bersama kami.

    http://www.fgroupindonesia.com/p/pendaftaran-jarak-jauh-study-online.html

    Java Programming (Web / JSP)

    Posted No comments



    Disini terdapat sekumpulan Video Java Programming dengan bahasa Indonesia. Jika anda ingin kursus pelatihan Java Web Programming dengan pembahasan lengkap di kelas atau berbasis Study Online anda dapat segera mendaftar bersama kami.

    http://www.fgroupindonesia.com/p/pendaftaran-jarak-jauh-study-online.html

    Sponsor

    Sponsor

    Sponsor

    Sponsor

    Sponsor


    Situs Pilihan - Dunia-Asmaradana.com

    SA Link Directory

    Sponsor

    Sponsor

    100% Backlink Indonesia
    © 2013-2014 FGroup Indonesia. Semua logo beserta data yang tercantum di dalam website ini mengacu kepada sumber terpercaya dan juga dengan jalinan kerjasama Tim (CV) Zephyr
    © 2013 FGroup Indonesia. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
    .
    back to top